Ray Chen- Violin Recital (Jakarta)
Join Ray Chen’s Violin Solo recital in Jakarta during his Southeast Asian tour in 2026.
18 June 2026 at Aula Simfonia, Jakarta, Indonesia
Tickets on Sale on 8 January 2026 at 10 AM (Jakarta Time)
Renowned violin virtuoso Ray Chen returns to Southeast Asia for a breathtaking recital that inspires global audience and he will be making his debut performance in Indonesia. With his virtuosity, expressive style, and imposing stage presence, Ray Chen will perform a diverse program demonstrating why he is one of the most sought-after violinists worldwide.
Violinist and online personality, Ray Chen redefines what it means to be a classical musician in the 21st century. With a global reach that enhances and inspires a new classical audience, Ray Chen’s remarkable musicianship transmits to millions around the world, reflected through his engagements both online and with the foremost orchestras and concert halls around the world.
Born in Taiwan and raised in Australia, Ray was accepted to the Curtis Institute of Music at age 15, where he studied with Aaron Rosand and was supported by Young Concert Artists. His previous instrument was the 1714 “Dolphin” Stradivarius, once owned by Jascha Heifetz, on generous loan from the Nippon Music Foundation. In 2025, Ray began a new chapter in his musical journey, exploring the world of rare violins and play-testing 24 Stradivari and Guarneri del Gesùs (and counting). Among them, a 1727 Stradivarius has become one of his favorites so far and is the instrument he currently performs on.
Recognized as “one to watch” by The Strad and Gramophone magazines, he was featured in Forbes’ 30 most influential Asians under 30. His work includes appearances on the TV series “Mozart in the Jungle,” a longstanding partnership with Giorgio Armani—who designed his Mozart album cover and performances at high-profile events like France’s Bastille Day, the Nobel Prize Concert in Stockholm, and the BBC Proms, showcasing his broad influence on the classical music scene.
His recital performance will be joined by pianist, “Chelsea Wang”, Praised by The New York Times as an “excellent young pianist,” Chelsea Wang is an award-winning soloist, chamber musician, and educator who has performed extensively across North America, Europe, and Asia. Her appearances include Carnegie Hall, Kennedy Center, Merkin Hall, Kimmel Center’s Perelman Hall, Isabella Stewart Gardner Museum, Phillips Collection, Guarneri Hall, Konzerthaus Berlin, Munich’s Allerheiligen-Hofkirche, Warsaw Philharmonic Chamber Hall, Seoul Arts Center, Taipei National Concert Hall, Weiwuying Center for the Arts, and Hong Kong City Hall. She is a prizewinner and finalist in numerous national and international competitions, including the Seoul International Piano Competition, Washington International Piano Competition, and New York International Piano Competition.
You do not want to miss this extravagant performance!
Halo Jakarta!
Bergabunglah dalam resital solo biola Ray Chen di Jakarta dalam rangka tur Asia Tenggara 2026.
18 Juni 2026 di Aula Simfonia, pukul 19.30 WIB, Jakarta, Indonesia
Tiket mulai dijual 8 Januari 2026 pukul 10.00 WIB (ICT).
Violis virtuoso ternama Ray Chen kembali ke Asia Tenggara dalam sebuah resital yang memukau dan telah menginspirasi penonton di seluruh dunia—serta akan menandai penampilan debutnya di Indonesia. Dikenal akan virtuositas, gaya bermusik yang ekspresif, dan kehadiran panggung yang kuat, Ray Chen akan membawakan program yang beragam, menunjukkan mengapa ia menjadi salah satu pemain biola paling diminati di dunia saat ini.
Sebagai seorang violinis sekaligus figur berpengaruh di dunia digital, Ray Chen mendefinisikan ulang makna musisi klasik di abad ke-21. Dengan jangkauan global yang memperluas dan menginspirasi audiens klasik generasi baru, musikalitas luar biasa Ray Chen telah menjangkau jutaan pendengar di seluruh dunia—tercermin melalui kiprahnya di platform daring maupun kolaborasinya dengan orkestra dan gedung konser terkemuka dunia.
Lahir di Taiwan dan dibesarkan di Australia, Ray diterima di Curtis Institute of Music pada usia 15 tahun, tempat ia belajar dengan Aaron Rosand dan mendapat dukungan dari Young Concert Artists. Instrumen yang pernah ia gunakan sebelumnya adalah biola Stradivarius “Dolphin” tahun 1714, yang pernah dimiliki oleh Jascha Heifetz, dipinjamkan secara istimewa oleh Nippon Music Foundation. Pada tahun 2025, Ray memulai babak baru dalam perjalanan musikalnya dengan menjelajahi dunia biola langka, mencoba dan memainkan 24 biola Stradivari dan Guarneri del Gesù (dan terus bertambah). Di antaranya, Stradivarius tahun 1727 menjadi salah satu favoritnya dan kini merupakan instrumen utama yang ia gunakan dalam penampilan.
Ray Chen diakui sebagai “one to watch” oleh majalah The Strad dan Gramophone, serta masuk dalam daftar Forbes 30 Most Influential Asians Under 30. Karyanya meliputi penampilan dalam serial TV Mozart in the Jungle, kolaborasi jangka panjang dengan Giorgio Armani—yang merancang sampul album Mozart-nya—serta tampil di berbagai acara bergengsi seperti Hari Bastille Prancis, Konser Nobel di Stockholm, dan BBC Proms, yang menegaskan pengaruh luasnya dalam dunia musik klasik.
Resital ini akan ditemani oleh pianis Chelsea Wang. Dipuji oleh The New York Times sebagai “excellent young pianist,” Chelsea Wang adalah pianis solo, musisi kamar, dan pendidik peraih berbagai penghargaan yang telah tampil secara luas di Amerika Utara, Eropa, dan Asia. Penampilannya meliputi Carnegie Hall, Kennedy Center, Merkin Hall, Perelman Hall di Kimmel Center, Isabella Stewart Gardner Museum, Phillips Collection, Guarneri Hall, Konzerthaus Berlin, Allerheiligen-Hofkirche Munich, Warsaw Philharmonic Chamber Hall, Seoul Arts Center, Taipei National Concert Hall, Weiwuying Center for the Arts, dan Hong Kong City Hall. Ia juga merupakan peraih penghargaan dan finalis di berbagai kompetisi nasional dan internasional, termasuk Seoul International Piano Competition, Washington International Piano Competition, dan New York International Piano Competition.
Jangan lewatkan pertunjukan spektakuler ini!
COPYRIGHT © 2025 SINGAPORE STREET FESTIVAL
DESIGNED by IDEALWORKS